Serangan Balik Sebuah Lelucon

Judul: My Life as a Fake
Penulis: Peter Carey
Penerbit: Serambi, Oktober, 2006
Halaman: 466 halaman

Bagaimana bila tiba-tiba tokoh yang kita ciptakan dalam sebuah lelucon hadir dalam kehidupan nyata atau (sedehananya) ada orang yang mengaku sebagai sosok aktual tokoh yang kita ciptakan itu?

Tidak masuk akal, tetapi itulah yang diangkat Peter Carey dalam novelnya yang dalam edisi terjemahan bahasa Indonesia dijuduli Hidupku Sebagai Seorang Gadungan. Seorang penyair Australia bernama Christopher Chubb berhadapan dengan kenyataan putrinya dilarikan oleh seorang pemuda bernama Bob McCorkle’ yang tak lain adalah seorang penyair imajiner yang diciptakannya untuk mempermainkan temannya yang merupakan editor di sebuah majalah sastra bernama David Weiss.

Lelucon McCorkle yang dibuat Chubb bertujuan untuk mengerjai dan mempermalukan Weiss yang tak mau memuat syair-syairnya. Maka Chubb mengirim segepok naskah palsu atas nama McCorkle melalui ’saudara perempuan McCorkle’. Dalam surat pengantar, dia menyampaikan kepada Weiss bahwa puisi-puisi tersebut karya mendiang McCorkle. Entah mengapa, Weiss menilai puisi-puisi itu luar biasa sehingga meminta dikirimkan seluruh karya McCorkle pada si saudara perempuan. Hal itu tentu saja menggelikan Chubb karena puisi-puisi tersebut adalah karya dia, penyair yang ditolak si editor. Ketika kasus itu terbongkar, lelucon McCorkle menjadi populer dan Weiss sempat diadili karena beberapa puisi McCorkle yang dia terbitkan mengandung ungkapan yang tidak senonoh.

Setelah berhasil mengerjai Weiss, giliran Chubb yang tertimpa sial, bayinya dilarikan oleh seorang lelaki muda yang telah dia ‘ciptakan’. Penyair McCorkle palsu tersebut membawa kabur anak Chubb dari Australia melewati Bali, Sumatra, hingga sampai ke jalan Campbell di sudut K.L. yang kumuh.

Di jalan Campbell yang merupakan kawasan pecinan itulah cerita bergulir melalui pertemuan Chubb yang sudah tua dengan Sarah Elizabeth Jane, editor majalah sastra The Modern Review yang kebetulan menemani seorang penyair Inggris terkenal bernama John Slater yang sedang berlibur sambil mencari naskah untuk diterbitkan. Cerita di dalam cerita saling berjalin di dalam novel. Kisah hidup Sarah, perjalanan Chubb mengejar penculik anaknya, dan kisah si gadungan McCorkle yang ternyata tinggal di ruko sepeda kotor milik seorang perempuan Cina.

Peter Carey adalah pengarang Australia yang cukup bagus. Dia pernah beberapa kali meraih penghargaan di bidang perbukuan dan sastra, seperti hadiah Booker Prize, Commonwealth Prize, dan Miles Franklin Award. Ungkapan-ungkapan yang segar dengan humor yang pahit adalah salah satu kehebatannya yang patut dicatat.

Di akhir cerita kita mungkin akan terkejut karena ada lelucon lain yang tak kalah ganjil. Sebuah naskah berjudul My Name as a Fake membuat Chubb terbunuh.

dibaca oleh: 1494 pengunjung