Pedoman Perancangan Web itu perlu!.

Seorang perancang web tidak ubahnya seperti seorang Arsitektur. Perancangan web (web design) adalah istilah umum yang digunakan untuk mencakup bagaimana isi web konten ditampilkan, berupa hypertext atau hypermedia yang dikirimkan ke pengguna akhir melalui World Wide Web, dengan menggunakan sebuah browser web atau perangkat lunak berbasis web. Tujuan dari perancangan web (atau lebih popular disebut web design) adalah untuk membuat website—sekumpulan konten online termasuk dokumen dan aplikasi yang berada pada server. Sebuah website dapat berupa sekumpulan teks, gambar, suara dan konten lainnya, serta dapat bersifat interaktif ataupun statis.

Elemen-elemen seperti teks, forms, images (GIFs, JPEGs, Portable Network Graphics) dan video dapat diletakkan di dalam halaman menggunakan tag-tag HTML/XHTML/XML. Browser terkadang juga memerlukan Plug-ins seperti Adobe Flash, QuickTime, Java, dan sebagainya untuk menampilkan beberapa media yang diletakkan di dalam halaman web menggunakan tag-tag HTML/XHTML.

Dengan berkembangnya spesialisasi dalam desain komunikasi dan bidang teknologi informasi, ada kecenderungan kuat untuk menarik garis yang jelas antara web design khusus untuk halaman web dan pengembangan web secara keseluruhan dari semua layanan berbasis web.

Buku ini membahas secara tuntas bagaimana seorang pemilik website, webmaster atau desain web dapat mengatur secara logis website yang dibuatnya, sehingga orang yang berkunjung merasa tepat berada di situs tersebut. Juga dijelaskan bagaimana seorang perancang sebuah situs web, aplikasi mobile, atau perangkat lunak desktop dapat melakukan pengujian terlebih dahulu untuk memastikan bahwa apa yang mereka bangun akan berguna secara maksimal.

Ada teman yang bertanya kepada saya, bagaimana dengan situs Serambi? (kebetulan saya adalah pengembang situs ini). Saya katakan bahwa jauh sebelum diputuskannya untuk menerbitkan buku ini dalam versi Indonesia, terus terang saya membaca buku ini untuk pengembangan situs Serambi seperti saat ini.

Menurut saya, buku ini sangat luar biasa, sehingga saya perlu merekomendasikan kepada teman-teman baik anda seorang Webmaster, Desain Web, Pengembang atau Pemilik Situs. Ada beberapa pelajaran, menurut saya yang dapat kita petik dalam buku ini, diantaranya;
— Don’t Make Me Think. Saya menyamakan ini seperti aturan, orang tidak suka teka-teki, bagaimana melakukan sesuatu secara benar. Jika orang-orang yang membangun sebuah situs tidak terlalu peduli untuk membuat hal-hal yang jelas, maka ini dapat mengikis kepercayaan orang untuk berkunjung ke situs yang anda buat.
— Memastikan bahwa semua perangkat bekerja dengan baik, dan bahwa seseorang yang bahkan tidak pernah berkunjung ke websitepun tidak akan putus asa jika berkunjung ke situs anda.
— Aplikasi website yang anda bangun harus dapat menjelaskan sendiri ketika seseorang melihat halaman website anda.
— Sebagian besar penggunaan web dimotivasi oleh keinginan untuk menghemat waktu. Akibatnya, pengguna web cenderung bertindak seperti hiu (maaf). Mereka harus terus bergerak atau mereka akan mati.
— Fasilitas pencarian (search engine) harus dominan. Beberapa pengunjung web akan hampir selalu mencari kotak pencarian. Ini sangat mirip dengan petugas toko jika kita masuk ke sebuah toko offline.
— Buatlah semudah mungkin pengunjung untuk pulang ke halaman awal. Ini semacam jaminan kepada pengunjung bahwa tidak perlu ragu sebab anda akan dapat kembali ke home (halaman awal) secepatnya. Ini seperti menekan tombol reset atau semacam jaminan atau asuransi "Keluar dari Hutan Belantara".

Semoga bermanfaat.
Haidarpesebe, @haidarpesebe.

dibaca oleh: 3000 pengunjung