Berinvestasi Saham Secara Syariah

Dalam Islam setiap harta ada zakatnya. Jika harta tersebut didiamkan, maka lambat laun akan termakan oleh zakatnya. Salah satu hikmah dari zakat ini adalah mendorong setiap muslim untuk menginvestasikan hartanya agar bertambah.

Investasi mengenal harga. Harga adalah nilai jual atau beli dari sesuatu yang diperdagangkan. Selisih harga beli terhadap harga jual disebut profit margin. Harga terbentuk setelah terjadinya mekanisme pasar.

Menurut Al-Ghozali, keuntungan merupakan kompensasi dari kepayahan perjalanan, risiko bisnis dan ancaman keselamatan diri pengusaha. Sehingga sangat wajar seseorang memperoleh keuntungan yang merupakan kompensasi dari risiko yang ditanggungnya.

Prinsip-prinsip Islam dalam muamalah yang harus diperhatikan oleh pelaku investasi syariah (pihak terkait) adalah tidak mencari rezeki pada hal yang haram, baik dari segi zatnya maupun cara mendapatkannya, serta tidak menggunakannya untuk hal-hal yang haram; tidak mendzalimi dan tidak didzalimi; keadilan pendistribusian kemakmuran; transaksi dilakukan atas dasar ridha sama ridha; tidak ada unsur riba, maysir (perjudian/spekulasi), dan gharar (ketidakjelasan/samar-sama

r).

Berdasarkan keterangan di atas, maka kegiatan di pasar modal mengacu pada hukum syariat yang berlaku. Perputaran modal pada kegiatan pasar modal syariah tidak boleh disalurkan kepada jenis industri yang melaksanakan kegiatan-kegiatan yang diharamkan. Pembelian saham pabrik minuman keras, pembangunan penginapan untuk prostitusi dan lainnya yang bertentangan dengan syariah berarti diharamkan.

Semua transaksi yang terjadi di bursa efek harus atas dasar suka sama suka, tidak ada unsur pemaksaan, tidak ada pihak yang didzalimi atau mendzalimi. Seperti goreng-menggoreng saham. Tidak ada unsur riba, tidak bersifat spekulatif atau judi dan semua transaksi harus transparan, diharamkan adanya insider trading.

Buku ini berupaya memberikan panduan kepada masyarakat agar berinvestasi dan bertransaksi di pasar modal sesuai dengan syariah dan tidak terjerumus ke dalam transaksi yang batil.

Buku setebal 409 halaman ini menjadi buku satu-satunya yang mencoba memberikan penjelasan ekonomi atas fatwa Dewan Syariah Nasional tentang hal-hal yang dilarang dalam melakukan transaksi di pasar modal. Penulis mengkaji berbagai pelanggaran syariah dalam transaksi di pasar modal konvensional, kemudian mencari pemecahannya, dan mengajak masyarakat, khususnya umat Islam untuk membangun pasar modal syariah.

Data Buku
Judul : Bursa Efek dan Investasi Syariah
Penulis : Muhammad Nafik HR
Penerbit: Serambi Ilmu Semesta, Jakarta
Terbit : Oktober 2009
Tebal : 409 halaman.

dibaca oleh: 1669 pengunjung