Khan Sepenuh Cinta

Ketika aku mengejarmu, Allah jauhkan kita. Namun, ketika aku mengejar
cinta Allah, Dia mendekatkan kita sedekat-dekatnya
.—Michael Khan
***
"Do you really have no idea what wudu and salat are all about?"
"No ..."
"Oh, really?!" mata indahnya terbelalak.
"No ..."
"Tetapi namamu adalah Khan, bukan? "
“Namaku memang Khan. Ada yang salah dengan nama Khan?”
Gadis berhijab itu menggeleng. Tak lama kemudian, dia bergegas pergi.
***
Pertemuan pertama Michael Khan dengan muslimah asal Indonesia menyisakan pertanyaan besar untuk Mike. Adakah yang salah pada nama Khan yang disandangnya?
Penelusuran pun dimulai oleh Michael Khan dari Nanjing, salah satu kota tua di Tiongkok yang memiliki sejuta kisah perkembangan Islam semasa Dinasti Ming.
***

Sebuah kisah yang luar biasa mengenai pencarian. Ditulis dengan memadukan berbagai sisi: sejarah dan nilai Islam, keluarga, serta cinta yang hakiki.
–Ilham Nk., Artis

Novel yang wajib  dibaca.  Buku ini adalah makanan bergizi yang tidak hanya membuat kenyang, tapi juga memberikan banyak manfaat. Khan: Sepenuh Cinta membuat saya yang terlahir sebagai muslim secara tidak langsung merasa malu sekaligus terinspirasi oleh semangat tokoh utama mempelajari Islam.
— Laini Laitu, Penulis Calon Imam dan DIA

Satu kata untuk novel ini: antimainstream. Kisahnya dikemas ciamik dan cerdas. Sejarah disajikan dengan menyenangkan. Saya suka dan kalian juga pasti menyukainya.
— Mimin Asy-syahidah, Penggiat Literasi #revowriter

dibaca oleh: 945 pengunjung