Drama Kematian

Dengan banyak merujuk kepada Alquran, hadis, kisah para ulama, dan syair para pujangga, buku ini mengajarkan kepada pembaca banyak hal seputar kematian. Mulai dari bagaimana seni menyongsong mati, aturan mengurus jenazah, kiat meretas jalan menuju surga, sampai gambaran hari kebangkitan, surga, dan neraka.

Inilah buku yang bisa "mengubah hidup" pembacanya. Buku yang mendesak pembaca segera memilih: terus hidup semau hati atau hidup dengan terus mengingat mati. Bila Anda menginginkan yang pertama, tunggulah kematian yang mengerikan. Dan bila Anda menyukai yang kedua, semoga liang lahad Anda menjadi sebuah taman surga.

Ini pula buku yang mendesak pembaca segera memilih: mati husnulkhatimah atau mati suulkhatimah. Bila Anda mengharapkan yang pertama, tirulah kisah-kisah teladan para saleh dan hindarilah kisah-kisah mengenaskan para pelaku kemaksiatan. Bila Anda rela untuk menjalani yang kedua, ketahuilah bahwa itu awal ketidakberuntungan Anda.

Buku ini pun mendesak pembaca segera memilih: surga atau neraka. Bila Anda mendambakan surga, teladanilah jihad para sahabat dan kezuhudan para ulama. Jalan ke surga penuh onak dan duri. Sedangkan jalan ke neraka sarat kesenangan duniawi. Kegembiraan di dunia sekadar sementara. Sedangkan kebahagiaan di surga berlangsung selamanya.

Pilihan-pilihan dan konsekuensi-konsekuensi itulah yang, dengan bahasa mudah cerna, dibuat gamblang oleh buku ini. Tampaknya, Anda perlu bergegas membaca, dan tegas menerima tawarannya

dibaca oleh: 5071 pengunjung