Agama-Agama Manusia [Edisi Bergambar]

A Guide to Our Wisdom Traditions

Apa yang membedakan buku ini dari buku-sejarah-agama-agama yang ada? Dengan kata
lain, apakah sumbangan uniknya?

Huston Smith menghadirkan unsur-unsur penting sejarah dan inti-inti ajaran agama-
agama besar dunia dalam bentuk ilustrasi. Ia melakukannya karena alasan sahih: di
hampir sepanjang sejarahnya, umat manusia menemukan teks-teks suci mereka dalam
rupa lukisan, patung, pahatan, tarian, nyanyian ... hal-hal yang bernilai seni—melebihi
dalam wujud teks. Teks di buku ini berfungsi sebagai semacam komentar bagi ilustrasi
dan penjabaran yang menginspirasinya. Alasan itu menjadikan buku ini begitu setia pada
subjek kajiannya.

Selain menguatkan pentingnya seni dalam menyajikan ide-ide keagamaan, ilustrasi-
ilustrasi di buku ini—kebanyakan dari abad pertengahan—menegaskan kesadaran kita
bahwa agama bukanlah genangan air keruh dan kelak akan kering, melainkan aliran air
dinamis yang menjadi sumber tempat para pemeluknya melepaskan dahaga. Ilustrasi-
ilustrasi bernilai seni itu membuka mata hati kita pada transendensi dan mengajak kita
masuk ke masa lalu yang lebih luas dan lebih kaya, menjadi semacam jendela, tempat
kita melongok dan mencicipi keindahan dan keagungan, dan menjadi cermin yang
memantulkan kondisi agama pada masa mendatang.

Lebih dari itu, buku ini menaruh rasa hormat begitu dalam terhadap nilai dan
kebijaksanaan agama-agama. Huston Smith menempatkan diri sebagai “orang luar” yang
mendekati nilai dan sejarah agama-agama dengan penuh simpati.

dibaca oleh: 2673 pengunjung

  • Gallery Terkini

    Outing Serambi  2016Outing Serambi  2016Outing Serambi  2016Outing Serambi  2016Outing Serambi  2016Outing Serambi  2016
  • Imprint dan Blog

  • About Us

    Serambi memfokuskan geraknya di bidang penerbitan buku. Karena serambi, maka buku-buku yang diterbitkannya diharapkan menjadi garda depan penyedia kebutuhan intelektual masyarakat dan penggulir wacana demokratis, pluralis, dan terbuka serta gagasan-gagasan yang menekankan kesetaraan, kebebasan, dan trust society lintas agama, ras, kultur, dan gender. //lebih Detail