Namaku Merah

Sebuah misteri pembunuhan yang menegangkan ... Sebuah perenungan mendalam tentang cinta dan
seni ...

Namaku Merah bermula di Istanbul—simbol tonggak kejayaan-Islam yang terakhir—pada akhir abad keenam belas, saat Sultan secara diam-diam menugaskan pem-buatan sebuah buku untuk merayakan  kejayaannya yang dihiasi ilustrasi para seniman terkemuka saat itu.

Ketika seorang seniman dibunuh secara misterius, seorang lelaki muram dengan masa silam sekelam namanya ditugasi untuk mengungkap misteri pem-bunuhan yang pada akhirnya menguak jejak benturan peradaban Timur dan Barat—dua cara pandang dunia yang berbeda, berkaitan dengan kebudayaan, sejarah, dan identitas yang memicu konflik tak berkesudahan.

Melalui karya cemerlang ini, yang diramu dengan intrik seni dan politik, dongeng-dongeng klasik, serta kisah cinta bercabang yang getir, Orhan Pamuk—pemenang Hadiah Nobel Sastra—mengukuhkan dirinya sebagai salah satu novelis terbaik dunia saat ini.

dibaca oleh: 3103 pengunjung

  • Gallery Terkini

    Outing Serambi  2016Outing Serambi  2016Outing Serambi  2016Outing Serambi  2016Outing Serambi  2016Outing Serambi  2016
  • Imprint dan Blog

  • About Us

    Serambi memfokuskan geraknya di bidang penerbitan buku. Karena serambi, maka buku-buku yang diterbitkannya diharapkan menjadi garda depan penyedia kebutuhan intelektual masyarakat dan penggulir wacana demokratis, pluralis, dan terbuka serta gagasan-gagasan yang menekankan kesetaraan, kebebasan, dan trust society lintas agama, ras, kultur, dan gender. //lebih Detail