Agar Umat Tak Terlindas Zaman

Dialog Antarperadaban Islam–Kristen

Krisis modernitas telah mengantarkan seluruh peradaban dunia—baik Islam maupun Barat—pada suatu situasi yang begitu mencemaskan. Depresi, alienasi, virus AIDS, hutan-hutan yang sekarat, kriminalitas yang semakin canggih, perang dan konflik sosial, krisis ekonomi dan kemelut politik, semuanya masih akrab memoles wajah dunia dan tak kunjung menemukan pintu keluarnya.

Buku ini memberikan gambaran yang cukup menarik perihal kemungkinan dilakukannya suatu kerja sama antara Islam dan Kristen untuk memulihkan masa depan umat manusia. Buku ini menakar potensi dan menyerukan introspeksi, baik kepada Islam dan Kristen, menuju sebuah langkah kemitraan yang saling memberi dan menerima serta saling menguntungkan, dengan suatu landasan sikap jujur dan tulus dengan sama-sama merasa sebagai keluarga besar dunia. Untuk itu, uraian-uraian dalam buku ini berusaha memberikan kesepahaman akan tanggung jawab yang dipikul Islam dan Kristen bagi langkah kerja sama ini. Beberapa hal yang selama ini membekukan dialog dan kerja sama antara gugus Islam dan Kristen dicoba untuk dicairkan, mulai dari masalah pencitraan Islam—baik sebagai kekuatan politik dan peradaban—sebagai ancaman dunia global, sisi kontroversial dalam tema hukum, politik, HAM, bahkan teologi, hingga sejarah panjang kesalahpahaman yang menyisakan sikap saling curiga.

Saatnya kita memulai lembar sejarah yang lebih cerah untuk masa depan kemanusiaan, dengan suatu langkah terbuka, bersama-sama memberikan sikap yang terbaik untuk generasi selanjutnya. Inilah eksprimentasi dialog peradaban Islam dan Kristen yang amat diperlukan itu.


dibaca oleh: 3104 pengunjung