Pemenang Kuis Daddy Long-Legs

Dear All,

Redaksi seneng deh nerima e-mail yang lucu-lucu sebagai jawaban kuis ini. Semuanya keren, tetapi sayang, hanya lima orang yang terpilih. Dan orang-orang beruntung itu adalah:

1. Fitria Adiarti (Jakarta)

Quotes favorit saya adalah yang ini:

… dunia ini sepertinya penuh dengan pria-pria tolol; saya sudah bertemu dengan beberapa di antaranya musim panas ini.

Kenapa?

Karena itulah yang terjadi!

Saya sendiri heran kenapa bisa ada begitu banyak pria tolol.. dan kenapa saya malah harus bertemu dengan mereka?? Dan supaya tidak terlalu "jomplang", terkadang saya mesti berpura-pura tolol juga.. setidaknya tidak terlihat lebih pintar... menyedihkan...


2. Astrid Lim (Jakarta)

Quote favorit:

3. Kita membutuhkan karakter yang kuat bukan cuma untuk menghadapi masalah-masalah besar dalam hidup ini. Setiap orang bisa bertahan terhadap terpaan krisis dan hantaman tragedi dengan keberanian. Namun, untuk mampu menghadapi gangguan-gangguan kecil sehari-hari dengan gelak tawa—menurut saya hal itu benar-benar membutuhkan semangat baja.

Alasan: sesuai banget sama hidupku sehari-hari. Sudah jelas kita membutuhkan karakter kuat untuk menghadapi masalah besar, seperti bila ada yang meninggal, atau putus cinta, atau gagal ujian...Tapi justru kekuatan yang sesungguhnya dibutuhkan dalam menghadapi kehidupan sehari-hari, seperti pertengkaran-pertengkaran kecil, pekerjaan rumah tangga, rekan kerja yang menyebalkan...dari hal-hal kecil itulah kekuatan kita diuji dan dipupuk, hingga akhirnya bisa diandalkan dalam menghadapi masalah besar.

3. Fannie Yulandari (Jakarta)

… dunia ini sepertinya penuh dengan pria-pria tolol; saya sudah bertemu dengan beberapa di antaranya musim panas ini.
Quote ini sungguh sangat sinis, tapi sesuai dengan pandanganku. Betapa banyak pria di dunia namun tidak semuanya cukup pintar, bahkan dunia cenderung penuh dengan pria tolol. Apa yang Judy pikirkan menggambarkan pandanganku, yang kuakui seringkali sangat sinis, pada dunia atau bahkan kepada pria.
Membaca quote ini langsung membuatku merekahkan senyum. Teringat pada betapa banyak hari dan malam yang kuhabiskan bersama dengan teman-temanku hanya untuk membahas masalah pria dan ketololannya. Mengapa mereka bisa begitu tolol? Jawaban terpopuler dari hasil diskusi ngalor ngidul dibumbui dengan sedikit dendam dan luka hati, ditambah dengan sepercik “cant live with them, cant live without them” adalah karena sebagian besar pria memiliki otak di “bawah”, bukan di kepalanya. Kami para perempuan seringkali mengagungkan bahwa kami lebih pintar karena otak kami tetap berada di kepala, bukan di anatomi tubuh yang lain. Oleh karena itu kami mampu menghadapi hidup dengan lebih pintar, tidak seperti para pria.

Quote ini adalah bukti arogansi kami, para perempuan. Padalah sebenarnya quote itu bisa jadi berlaku pada pihak sebaliknya, kaum perempuan, jika saja Judy adalah seorang pria. Bisa jadi kaum pria juga berpendapat bahwa dunia ini penuh dengan perempuan tolol. Masing-masing pihak memiliki argument masing-masing, yang bisa jadi benar bisa jadi tidak. Hanya saja, karena aku perempuan, maka tentu aku mendukung dan mengamini pandangan Judy tersebut.

Tapi tentu saja, di antara para pria tolol yang menghuni dunia, masih ada pria pintar. Dia inilah yang kemudian menjadi pasangan abadiku alias suamiku. Tentu aku tidak akan menggolongkan suamiku sendiri sebagai salah satu pria tolol, bukan?

4. Haya Aliya Zaki (Tangerang)

Quote sederhana, tapi sangat saya suka:

"Saya sering sekali memikirkan Anda selama musim panas ini. Karena ada yang menaruh minat pada saya setelah sekian lama,saya merasa seperti menemukan keluarga saya. Saya seolah-olah menjadi milik seseorang, dan rasanya sungguh menyenangkan." (hal.18)

Alasan:
-

5. Meilani Putri Rizqi (Ciputat)

quote favorit:
Mau tak mau saya jadi berpikir, Daddy, betapa tidak berwarnanya hidup seorang pria yang menganggap kain chiffon, renda venesia, renda sulaman tangan, dan crochet Irlandia cuma sebagai kata-kata kosong. Sementara seorang wanita, entah dia tertarik pada bayi atau mikroba atau suami atau puisi atau pembantu atau jajaran genjang atau kebun atau Plato atau jembatan—pasti pada dasarnya selalu tertarik pada pakaian.

alasan memilih quote ini, karena ini memang fakta. wanita memiliki berbagai macam dan jenis model pakaian serta warnanya yang dapat disesuaikan dengan berbagai macam aksesoris dari ujung kepala hingga ujung kaki. inilah serunya wanita, memiliki dunia sendiri selain dunia mereka sesungguhnya. tak heran mengapa wanita beranggapan bahwa hidup seorang pria "tidak berwarna".

Selamat kepada para pemenang, hadiah akan dikirim ke alamat masing-masing. Jadi tunggu aja! Abis baca, jangan lupa berbagi dengan teman-temanmu ya dengan bikin reviewnya. Hohohoho.

Dan ikutan kuis selanjutnya: Diary Bocah Tengil #2: Rodrick yang Semena-mena! Siapa tahu kamu yang jadi pemenangnya :)

dibaca oleh: 1154 pengunjung