Kuis Daddy Long Legs

Atria bagi-bagi buku gratis lagi buat lima pemenang yang beruntung. Satu lagi dari koleksi klasik Atria, Daddy Long-legs karya Jean Webster. Buat kalian penggemar komik dan film Jepang/Korea pasti udah ga asing lagi sama judulnya. Ya, buku ini menginspirasi banyak orang untuk mengadaptasi bukunya ke dalam berbagai media. Film, komik, serial.

Buku ini bercerita tentang si Jerusha Abott, dia lebih suka dipanggil Judy, si gadis yatim piatu penghuni
panti asuhan John Grier yang senang bukan kepalang karena diberi kesempatan untuk kuliah di perguruan tinggi.

Sang penyandang dana tidak mau diketahui identitasnya. Dia cuma minta dikirimi surat oleh Judy yang berisi perkembangan belajarnya di perguruan tinggi. Dan Judy ternyata tidak bisa berhenti menulis!! Aku gak akan bikin sinopsisnya, tapi mau mengquote beberapa bagian yang "kena" banget.

1. Saya merasa tidak nyaman membahas masalah agama dengan pasangan Semple. Tuhan mereka (keyakinan yang diwariskan oleh nenek moyang beraliran Puritan kepada mereka) merupakan pribadi yang berpandangan sempit, irasional, tidak adil, kejam, suka membalas dendam, dan picik. Syukurlah tidak ada seorang pun yang mewariskan Tuhan pada saya! Saya bebas menentukan pilihan saya sendiri. Tuhan saya adalah pribadi yang baik, simpatik, imajinatif, pemaaf, penuh pengertian—dan memiliki selera humor yang baik.

2. Mau tak mau saya jadi berpikir, Daddy, betapa tidak berwarnanya hidup seorang pria yang menganggap kain chiffon, renda venesia, renda sulaman tangan, dan crochet Irlandia cuma sebagai kata-kata kosong. Sementara seorang wanita, entah dia tertarik pada bayi atau mikroba atau suami atau puisi atau pembantu atau jajaran genjang atau kebun atau Plato atau jembatan—pasti pada dasarnya selalu tertarik pada pakaian.

3. Kita membutuhkan karakter yang kuat bukan cuma untuk menghadapi masalah-masalah besar dalam hidup ini. Setiap orang bisa bertahan terhadap terpaan krisis dan hantaman tragedi dengan keberanian. Namun, untuk mampu menghadapi gangguan-gangguan kecil sehari-hari dengan gelak tawa—menurut saya hal itu benar-benar membutuhkan semangat baja.

4. … padahal menurut saya, untuk menghadapi kaum pria, kita harus bisa taktis. Mereka akan mendengkur seperti kucing kalau kita mengelus mereka di tempat yang tepat dan akan mendesis marah kalau kita salah memperlakukan mereka.

5. … saya rasa kualitas paling penting yang perlu dimiliki oleh seseorang adalah imajinasi. Imajinasi membuat orang mampu menempatkan diri mereka di tempat orang lain. Imajinasi membuat mereka menjadi orang yang baik dan bisa bersimpati serta penuh pengertian.

6.… dunia ini sepertinya penuh dengan pria-pria tolol; saya sudah bertemu dengan beberapa di antaranya musim panas ini.

7. Pernahkah Anda mendengar tentang Herr Professor yang membenci segala rupa perlengkapan kecantikan dan lebih menyukai pakaian sederhana yang praktis untuk kaum wanita? Istrinya, yang merupakan makhluk penurut, melakukan “reformasi pakaian”. Dan coba tebak apa yang dilakukan pria itu kemudian? Dia kawin lari dengan seorang gadis pentas.


NAH, KALAU KAMU PENGEN BUKU INI GRATIS, PILIH QUOTES FAVORIT KAMU DAN KENAPA KAMU SUKA QUOTE ITU?

KIRIM JAWABANNYA KE atria_434@yahoo.com DENGAN SUBJEK: KUIS DADDY LONG-LEGS. JANGAN LUPA SERTAKAN NAMA, ALAMAT, DAN NOMER TELEPON YANG BISA DIHUBUNGI.

BURUAN KIRIIIM, DITUNGGU SAMPAI TANGGAL 16 DESEMBER 2009

dibaca oleh: 1059 pengunjung