Vatikan Akan Boikot Film 'Angels & Demons'

Hidayatullah.com-- Tokoh-tokoh berpengaruh di negara kecil yang menjadi pusat Angel & DemonsGereja Katolik sedunia itu akan segera menyuarakan boikot dan menjegal film adaptasi novel tulisan Dan Brown 'Angels & Demons'. 

'Angels & Demons' merupakan kelanjutan film sukses yang menuai kritik dari sejumlah tokoh gereja Katolik Roma, 'The Da Vinci Code'. 

Sebagaimana dilansir surat kabar resmi Vatikan, Avvenire, Ahad, 22 Maret 2009, gereja Roma keberatan Gereja terhadap film problematis semacam 'Angels & Demons'. Sementara harian Italia, La Stampa, menuliskan perkataan Uskup Velasio De Paolis. De Paolis mengatakan, rencana boikot itu memiliki efek bumerang, membuat film yang akan disutradarai Ron Howard itu semakin populer.

Pejabat Gereja Katolik di Vatikan hingga saat ini belum dapat dimintai keterangan. Sebelumnya, produser 'Angels & Demons'telah meminta izin untuk melakukan syuting beberapa adegan di Vatikan, tetapi ditolak.

Sebelum ini, Vatikan juga telah memboikot film 'The Da Vinci Code' saat dirilis tahun 2006. Namun, film yang dibuat berdasarkan buku yang ditulis Dan Brown itu justru ditonton banyak orang dari berbagai kalangan. 

Angels and Demons yang artinya ‘malaikat dan iblis’ adalah novel misteri best-seller karya novelis Amerika Serikat (AS) Dan Brown yang diterbitkan pada tahun 2000. Novel ini memperkenalkan tokoh Robert Langdon, yang juga kemudian menjadi tokoh utama pada novel Dan Brown yang lebih dikenal, The Da Vinci Code. Cerita ini masih menggunakan gaya cerita yang mirip dengan The Da Vinci Code, misalnya adanya teori konspirasi organisasi rahasia dan Gereja Katolik Roma.

Novel ini bercerita tentang konflik antara organisasi kuno, illuminati, dengan Gereja Katolik Roma.Novel ini juga membahas kontroversi "Antimateri", yang disebut- sebut sebagai energi alternatif masa depan, tetapi dapat menimbulkan efek negatif, yaitu menjadi senjata pemusnah massal. Film ini juga bercerita misteri pembunuhan dan aksi “teroris” terhadap Vatikan.

Sebelum ini, sutradara film 'The Da Vinci Code', Ron Howard, mengaku harus mengambil gambar untuk film 'The Da VInci Code' di gereja-gereja Katolik buatan. Pasalnya, pembuatan film itu  telah memicu amarah para petinggi gereja Katolik. Akibatnya, Vatikan tidak mengizinkan gereja-gereja di Vatikan dijadikan tempat pengampilan gambar untuk film prekuel 'The Da Vinci Code'. Melihat pengalaman film 'The Da Vinci Code' ini, film  'Angels & Demons' akan kembali menimbulkan kontroversial. [cha, berbagai sumber/www.hidayatullah.com]

dibaca oleh: 3343 pengunjung