On Being Qânitân (3)

Tahap berikutnya adalah menjadi manusia qânitîn. Kata ini berasal dari kata dasar qanata yang bermakna patuh, pasrah, menaati Tuhan, atau rendah hati. Dan, kata ini diungkapkan sebanyak 14 kali dalam berbagai bentuk turunannya.      Jika seorang muslim mematuhi aturan Tuhan atau menaati kebenaran lebih pada aspek lahiriah, maka seorang mukmin berbuat dan bertindak dilandasi keyakinan tentang kebenaran itu sendiri. Dalam bahasa sehari-hari seorang muslim berbuat untuk memenuhi formalitas. Sedangkan seorang mukmin berbuat atas dasar ketetapan hati atau dilandasi keyakinannya. Bagaimana dengan seorang qânit?

dibaca oleh: 2091 pengunjung

di download: 3210 kali

Silakan Download Disini (8.38 KB)