On Being Dzâkirûn(10)

Menjadi manusia yang selalu ingat kepada Tuhan merupakan perjalanan kehidupan manusia pada posisi yang tertinggi. Manusia inilah yang disebut dzâkirûn atau dzâkirîn. Selalu ingat, dalam bahasa Jawanya ialah tansah éling (émut). Inilah yang dulu senantiasa dikumandangkan oleh saudara-saudara kita dari kalangan penghayat dan pengamal kepercayaan. Itulah cita-cita manusia yang tertinggi.

Mengapa selalu ingat kepada Tuhan disebut posisi tertinggi? Karena, orang yang senantiasa ingat kepada Tuhan adalah orang yang sudah melupakan egonya. Orang yang sudah tidak lagi memberikan tempat bagi egonya atau kepentingannya sendiri. Hal semacam ini tentu saja bukanlah hasil dari potong kompas. Manusia untuk dapat menjadi orang yang senantiasa mengingat-Nya merupakan hasil sebuah proses yang panjang.

dibaca oleh: 1908 pengunjung

di download: 2220 kali

Silakan Download Disini (8.5 KB)